Sabtu, 13 Oktober 2012

GETAH JERNANG (Dragon Blood / Xue Jie / Daemonorops Draco / Resin)


http://pinangiris.blogspot.com
ULASAN

Banyak orang tergiur harga jernang yang fantastis, per kg nya. Harga tinggi menjadi bumerang, banyak perambah menebang kerabat rotan itu.
Menebang jernang menjadi jalan pintas memperoleh laba besar. Jernang tumbuh merambat hingga ketinggian 25 meter. Untuk mendapatkan buah di pucuk, memang bukan hal mudah. Oleh karena itu, ‘Jernang terancam punah,’ kata Drs Yana Sumarna MSi, periset di Pusat Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, Bogor, Jawa Barat. Saat ini saja pasokan getah jernang kian seret. Menurut koordinator program Yayasan Gita Buana, Ir Lambok Panjaitan, untuk mendapatkan 1 - 2 kg getah perlu waktu 2 pekan. Bandingkan dengan 10 - 15 tahun silam, pencari jernang hanya perlu 1 pekan di hutan untuk memperoleh 7 - 10 kg getah kering, sedangkan untuk pendapatkan 1 kg getahnya diperlukan + 28 - 30 kg buah jernang.
Selain itu laju penggundulan dan alih fungsi hutan juga mengancam keberadaan kerabat salak itu. Data Departemen Kehutanan pada 2008 menunjukkan, deforestasi mencapai 117-juta ha per tahun. Di sisi lain, permintaan ekspor jernang sangat tinggi. ‘Ekstrak getah kering diekspor untuk bahan baku herbal,’ kata direktur eksekutif Yayasan Gita Buana, lembaga swadaya masyarakat bidang pelestarian lingkungan di Jambi, Abdul Hadison. Jalan keluar terbaik adalah budidaya agar ketersediaan dan kontinuitas pasokan jernang terjaga.



Terbakar
http://pinangiris.blogspot.com

Masyarakat Desa Sepintun dan Lambansigatal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Jambi, mulai membudidaya jernang pada 2006. Bupati Sarolangun saat itu, H Hasan Basri Agus, meresmikan penanaman 3.200 bibit. Populasi hanya 300 - 400 tanaman per ha. Penanaman perdana seluas 10 ha. Sayang, lantaran kualitas biji tidak seragam - sebagian tua, lainnya muda - menyebabkan hanya separuh yang tumbuh. Meski demikian, penanaman oleh Hasan menjadi bola salju yang terus bergulir. Dalam hitungan bulan, lebih dari 100 kepala keluarga di Lambansigatal beramai-ramai menanam jernang di pekarangan masing-masing.
‘Saat ini luas total lebih dari 50 ha,’ kata Hadison. Jika tidak ada aral melintang, Hadison memprediksi akhir 2010 tanaman-tanaman muda berumur 3 tahun itu belajar berbuah. ‘Pertengahan 2011 masyarakat bisa memanen getah dari pekarangan sendiri,’ kata Hadison. Setahun sebelumnya, di Desa Pulauaro, Kecamatan Tabirulu, Kabupaten Merangin, Jambi - terpisah hampir 100 km - Usman Mansur menanam 1.000 biji jernang yang ia peroleh dari masyarakat Suku Anak Dalam. Lagi-lagi karena kualitas biji beragam, hanya 500 berhasil tumbuh di lahan 4 ha di belakang rumahnya.
Namun, pada 2009 peladang berpindah bermaksud membersihkan lahan dengan cara membakar semak-semak. Api itu menjalar ke lahan Usman dan meludeskan hampir 400 tanaman jernang setinggi 3 meter. Saat Trubus bertandang ke sana pada Oktober 2010, sekitar 100 tanaman tersisa di sela pohon karet dan gaharu mulai berbuah. Usman membudidayakan jernang Daemonorops draco. K Heyne dalam Tumbuhan Berguna Indonesia menyebutkan ada 30 anggota marga Daemonorops. Namun, hanya D. didymophyllus dan D. draco yang layak budidaya karena kedua spesies itu genjah dan berproduksi tinggi. Jernang bernilai karena getah yang melapisi kulit buah setengah tua.
‘Di Jawa tidak ada jernang: Daemonorops draco atau D. didymophilla, yang ada D. rubra yang getahnya tidak berkhasiat obat,’ kata Drs Yana Sumarna MSi. Selain spesies, calon pekebun juga mesti memastikan bahwa jernang yang ditanam merupakan tanaman betina. Seperti tanaman monokotil lain, jernang tumbuhan berumah 2. Artinya, bunga jantan dan betina terpisah di tanaman berbeda dan berasal dari biji berbeda pula. Hanya tanaman betina yang berbuah. Makanya, celaka tiga belas bagi pekebun yang menanam puluhan biji, tapi setelah tumbuh, ternyata semuanya pohon jantan. Begitulah pengalaman warga Desa Sepintun yang menanam dan merawat 25 rumpun jernang, yang ternyata seluruhnya jantan.


Benih Matang
http://pinangiris.blogspot.com

Menurut Usman, membedakan buah jantan dan betina relatif mudah jika buah masih di tandan. Dompolan paling atas dan bawah pasti buah jantan, lainnya betina. Namun, hampir mustahil membedakan jenis kelamin buah kalau memperoleh buah dari hutan yang kondisinya tercampur-baur dalam karung. Sebenarnya, pekebun tetap memerlukan tanaman jantan untuk penyerbukan. Tanpa jantan, tanaman betina tidak bakal berbuah.
Untuk itu Usman menyarankan perbandingan pohon jantan dan betina 1:6, paling banyak 1:10. Pekebun dapat menanam pohon jantan di tepi alias permulaan dan ujung barisan agar mampu menyerbuki semua pohon betina secara merata. Pekebun di Jambi memanfaatkan karet, gaharu, atau tanaman keras lain sebagai penegak. Dengan demikian mengurangi biaya pengadaan turus atau tiang rambatan. Oleh karena itu jarak tanam jernang mengikuti jarak tanaman utamanya. Jarak antara jernang dan pohon penegak 1 - 1,5 m. ‘Jernang mulai bersandar setelah setinggi 2 m lebih,’ kata Usman.
Agar kelulusan hidup meningkat, semaikan biji dari buah yang matang sempurna - berumur 11 bulan sejak bunga. Benamkan biji di persemaian berupa media pasir kasar, tutup serasah, lalu simpan di tempat teduh. Agar cepat bertunas, jangan membenamkan biji terlalu dalam, cukup ratakan media pasir di atas permukaan benih. Saat kemarau, Usman menganjurkan penyiraman benih di persemaian setiap hari. Dua hingga empat pekan kemudian muncul tunas mirip taji ayam. Itu waktu tepat untuk memindahkan bibit ke polibag.
Selang 5 - 8 bulan ketika tinggi bibit 30 - 50 cm, pekebun memindah tanaman anggota famili Arecaceae itu ke lahan. Hindari menanam terlalu dalam agar jernang cepat berbuah. ‘Pangkal batang harus di atas tanah,’ kata Usman. Benamkan segenggam (10 - 15 g) pupuk Urea saat menanam. Selanjutnya tambahkan 1 sak (10 - 15 kg) pupuk organik setiap tahun. Tahun ke-3, tanaman belajar berbuah dan berproduksi penuh tahun berikutnya. Pekebun menuai 4 - 6 tandan buah per tanaman berumur 3 tahun. Produksi bakal terus meningkat seiring pertambahan umur tanaman. Pada umur 6 tahun, misalnya, produksi mencapai 8 - 12 tandan buah dan meningkat menjadi 16 - 20 tandan pada umur 10 tahun.
Produksi tanaman stabil pada umur
10 - 15 tahun. Jernang mampu bertahan hingga umur 30 - 50 tahun, tergantung perawatan. Pekebun memperoleh 2 - 2,4 g getah dari setiap kg buah jernang rambai D. draco. Dengan begitu, perambah tak perlu lagi masuk hutan dan meninggalkan keluarga. Tanaman penghasil getah termahal itu tumbuh baik di habitat asli hutan Sumatera dan Kalimantan. Menurut Yana, penanaman jernang di Pulau Jawa tidak cocok. Sebab, Curah hujan di atas 2.000 mm per tahun menghambat pembungaan,’ kata kelahiran Ciamis 62 tahun silam itu. Kerabat rotan itu tetap dapat tumbuh di Jawa, tetapi sulit berbunga dan berbuah. Tanaman jernang hanya memerlukan curah hujan 1.000 - 1.500 mm per tahun.



Ekstraksi Getah Jernang dengan cara Perebusan 


Dalam pengolahan/ekstraksi getah jernang (dragon blood) bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, secara mekanis, manual, dll. Namun ada salah satu cara alternatif yang bisa dilakukan oleh masyarakat tanpa harus memerlukan teknologi tinggi dan biaya yang relatif murah yaitu dengan cara perebusan, dengan cara ini bisa dibilang cara yang tepat guna dalam pengolahan getah jernang (dragon blood).


Perebusan yang dilakukan bertujuan untuk mencairkan resin yang terdapat didalam buah jernang. Cara perebusan dilakukan dengan menggunakan seluruh bagian buah kecuali biji.

Kelebihan cara perebusan ini adalah resin yang dihasilkan relatif jauh lebih bersih dibandingkan dengan pengolahan cara ditumbuk atau digiling, dan selama perebusan dilakukan, buah diaduk-aduk kurang lebih selama 1 jam, dan resin yang naik dikumpulkan dalam suatu tempat (ember atau wadah loyang atau lainnya).

Resin yang menggumpal tersebut lambat laun akan mengering dan menggumpal/membeku. Resin yang menggumpal tersebut dihaluskan (cara bisa disesuaikan) sampai menjadi serbuk halus. Jika proses penghalusan telah selesai dilakukan maka serbuk tersebut diangin - anginkan untuk meminimalkan kadar airnya (dijemur). Untuk hasil yang lebih bagus bisa dilakukan pengayakan dengan menggunakan ayakan tepung halus,  jika masih banyak yang kasar maka resin yang tertinggal diatas ayakan bisa dilakukan penggilingan ulang. Resin hasil akhir inilah yang akan digunakan dalam analisis sifat fisiko dan kimia sesuai dengan kebutuhan buyer/konsumen.




LAMPIRAN :


http://pinangiris.blogspot.com
http://pinangiris.blogspot.com










http://pinangiris.blogspot.com
http://pinangiris.blogspot.com












http://pinangiris.blogspot.com
http://pinangiris.blogspot.com












http://pinangiris.blogspot.com http://pinangiris.blogspot.com








http://pinangiris.blogspot.comhttp://pinangiris.blogspot.com








http://pinangiris.blogspot.com
http://pinangiris.blogspot.com
http://pinangiris.blogspot.com
http://pinangiris.blogspot.com







http://pinangiris.blogspot.com
http://pinangiris.blogspot.com









http://pinangiris.blogspot.com
http://pinangiris.blogspot.com

http://pinangiris.blogspot.com
http://pinangiris.blogspot.com
http://pinangiris.blogspot.com

http://pinangiris.blogspot.com


http://pinangiris.blogspot.com
http://pinangiris.blogspot.com


http://pinangiris.blogspot.com


http://pinangiris.blogspot.com
http://pinangiris.blogspot.com

http://pinangiris.blogspot.com
http://pinangiris.blogspot.com

http://pinangiris.blogspot.com







Untuk sementara sampai disini dulu ulasanya kapan-kapan disambung lagi,,, :)






ANDA BERMINAT...????? 





Contact           : +6281 2670 9313
                          

E-Mail            : verdian90@gmail.com
                          mr_ione01@yahoo.co.id

WhatsApp/
Wechat/Line  : +6281 2670 9313



Salam,



Sumber : trubus, mbah gugel & pikirankudewe dll


32 komentar:

  1. Saya membutuhkan buah jernang dalam jumlah besar.

    Salam // Dedy ( dedy90a@gmail.com )

    BalasHapus
    Balasan
    1. pa maaf bpa butuh nya buah nya apa gtah nya

      Hapus
    2. saya punya gtah jernang kalo yng brminat mau bli hub sasaya di 085724811107

      Hapus
    3. Sy punya jernang kualitas impor. Hub 085277710110 PIN 73d99c97

      Hapus
  2. Saya membutuhkan buah jernang dalam jumlah besar.

    Salam // Dedy ( dedy90a@gmail.com )

    BalasHapus
    Balasan
    1. buth brp byk? n berp /kg
      riza 081263604645

      Hapus
    2. Komentar Anda akan terlihat setelah disetujui.

      Hapus
  3. Saya membutuhkan buah jernang dalam jumlah besar.

    Salam // Dedy ( dedy90a@gmail.com )

    BalasHapus
  4. ok pak, bpk bisa hub saya,,,,maaf baru bisa bls,,

    BalasHapus
  5. selamat pagi
    saya membutuhkan biji buah jernang, di mana saya dapat memperoleh biji jernang?
    thx infonya

    BalasHapus
  6. @slmat pg bu betty : saya siap memasok biji buah jernang kepada ibu klu harga cocok, ibu bisa hub saya 08126709313, TQ

    BalasHapus
  7. Hi

    Do you supplying dragon`s blood . please contact me if you are supplying it .my requiring amount is 500-1000kg per month . thanks .

    Best Regards
    Sean
    seangao61@gmail.com

    BalasHapus
  8. ijin info :D
    > kami meyediakan getah jernang paket ekstra
    http://usahajernangaceh.blogspot.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bapak bisa kirim sample getah jernang ke alamat saya????

      Hapus
  9. kami menyediakan getah jernang paket ekstra
    usahajernangaceh.blogspot.com.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saat ini saya membutuhkan pasokan buah/getah jernang yang bermutu bagus dengan quantity yang stabil tiap bulan, jika bos berminat untuk bekerja sama, silahkan kita tindak lanjuti via email verdian90@gmail.com

      Hapus
    2. Komentar Anda akan terlihat setelah disetujui.

      Hapus
  10. saya siap suplay buah rotan jernang karna saya juga pengumpun HHBK yang lain, siapa berminat, hubungi saya di 081376769999, atau di email : hia_gaharu@yahoo.com. saya tunggu, tks.

    BalasHapus
  11. 1kg jernang di hargai berapa rupiah,di daerah saya sangat banyak buah jernang,kalo nego harga hubungi saya 081375108700..
    saya berasal dari mandailing natal sumatera utara,saya tidak bohong,saya bisa memasok buah jernang 1ton/3 hari..jika berminat hubungi saya secepatnya..
    Terima kasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

      Hapus
  12. 1kg jernang di hargai berapa rupiah,di daerah saya sangat banyak buah jernang,kalo nego harga hubungi saya 081375108700..
    saya berasal dari mandailing natal sumatera utara,saya tidak bohong,saya bisa memasok buah jernang 1ton/3 hari..jika berminat hubungi saya secepatnya..
    Terima kasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bapak bisa kirim sample buah jernang ke alamat saya?

      Hapus
  13. Saya butuh getah jernang (dragon blood) 50gram, apakah barang masih available?. Tolong kirimkan info nya beserta harga nya ke email dibawah.
    tks

    lina_erliana2006@yahoo.com

    BalasHapus
  14. Hi,

    Do you selling Getah Jernang ( Dragon`s Blood),it`s depend on your product quality, our medical factory can buy it 100kg-2000kg every month with good price . If you are sell it please contact me anytime in Singapore .

    Mr.Sean
    (+65) 81754357
    Kakao Talk ID: HooplaHa / Line ID : hooplaha
    BBM PIN:74dd3a28 / Skype ID: seanchapter

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes I sell it, I can supply the needs of your medical plant if everything is a deal, please send your email address, thank's

      Hapus
  15. informasi bagi para pembeli/penjual buah jernang harap hati-hati yang namanya fino alfino adalah seorang penipu yang nomor hp ya 081375108700.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima Kasih infonya bos, kalau boleh tau modusnya bagaimana?

      Hapus
  16. gan kalau jernang sulawesi apa sama mutunya dengan jernang sumatera?

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk mengetahui mutunya harus dites dulu gan, atau bisa kirim fotonya?

      Hapus
  17. Hi,

    We want to buy jernang. My company can buy with best price. We accept more than 3000 Kg every month. We can buy at 1% = US $20 and water level at 40%.
    Please feel free to contact us.


    David Luo,
    +86-558-2288018
    +86 2081229981
    DavidLuoroam@gmail.com
    BEIJING EXPORT&IMPORT CO,.LTD.

    BalasHapus